Idul Adha merupakan salah satu tanggal penting dalam kalender Islam yang ditandai dengan puncak ibadah Haji di Mekkah.
Perayaan ini memperingati kisah Nabi Ibrahim dalam Al Quran yang diperintahkan untuk mengorbankan putranya sebagai tanda kepatuhan.
Hal itu tertulis dalam Quran surat As Saffat ayat 102 yang berbunyi:
فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ السَّعْيَ قَالَ يٰبُنَيَّ اِنِّيْٓ اَرٰى فِى الْمَنَامِ اَنِّيْٓ اَذْبَحُكَ فَانْظُرْ مَاذَا تَرٰىۗ قَالَ يٰٓاَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُۖ سَتَجِدُنِيْٓ اِنْ شَاۤءَ اللّٰهُ مِنَ الصّٰبِرِيْنَ
Artinya: Maka ketika anak itu sampai (pada umur) sanggup berusaha bersamanya, (Ibrahim) berkata, "Wahai anakku! Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah bagaimana pendapatmu!" Dia (Ismail) menjawab, "Wahai ayahku! Lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu; insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang yang sabar."
Kemudian, Allah SWT menggantikan anak Nabi Ibrahim, Ismail dengan sembelihan yang dipercaya sebagai seekor domba. Hal ini Allah SWT firmankan dalam quran surat As Saffat ayat 107:
وَفَدَيْنٰهُ بِذِبْحٍ عَظِيْمٍ
Artinya: Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.
Untuk memperingati ujian Allah SWT atas Nabi Ibrahim, umat Islam melakukan penyembelihan daging qurban dan membagikannya kepada keluarga, tetangga, dan orang miskin.
#Kkl_iain_padangsidimpuan_2020