Thursday, July 30, 2020

Hari Raya Idul Adha 1441 H

Idul Adha merupakan salah satu tanggal penting dalam kalender Islam yang ditandai dengan puncak ibadah Haji di Mekkah.
Perayaan ini memperingati kisah Nabi Ibrahim dalam Al Quran yang diperintahkan untuk mengorbankan putranya sebagai tanda kepatuhan.
Hal itu tertulis dalam Quran surat As Saffat ayat 102 yang berbunyi:
 فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ السَّعْيَ قَالَ يٰبُنَيَّ اِنِّيْٓ اَرٰى فِى الْمَنَامِ اَنِّيْٓ اَذْبَحُكَ فَانْظُرْ مَاذَا تَرٰىۗ قَالَ يٰٓاَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُۖ سَتَجِدُنِيْٓ اِنْ شَاۤءَ اللّٰهُ مِنَ الصّٰبِرِيْنَ

Artinya: Maka ketika anak itu sampai (pada umur) sanggup berusaha bersamanya, (Ibrahim) berkata, "Wahai anakku! Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah bagaimana pendapatmu!" Dia (Ismail) menjawab, "Wahai ayahku! Lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu; insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang yang sabar."
Kemudian, Allah SWT menggantikan anak Nabi Ibrahim, Ismail dengan sembelihan yang dipercaya sebagai seekor domba. Hal ini Allah SWT firmankan dalam quran surat As Saffat ayat 107:
وَفَدَيْنٰهُ بِذِبْحٍ عَظِيْمٍ

Artinya: Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.

Untuk memperingati ujian Allah SWT atas Nabi Ibrahim, umat Islam melakukan penyembelihan daging qurban dan membagikannya kepada keluarga, tetangga, dan orang miskin.


#Kkl_iain_padangsidimpuan_2020

Moderasi Beragama

Moderasi beragama adalah meyakini secara absolut ajaran agama yang kita yakini dan memberikan ruang terhadap agama yang diyakini oleh orang lain, dan juga bahwa dalam kehidupan masyarakat plural dan multikultural seperti Indonesia moderasi beragama harus dipahami sebagai komitmen bersama untuk menjaga keseimbangan dimana setiap warga masyarakat apapun suku, etnis, budaya, agama dan pilihan politiknya harus mau saling mendengarkan satu sama lain serta saling belajar melatih kemampuan mengelola dan mengatasi perbedaan diantara masyarakat.
Moderasi dalam bergama merupakan pangkal menumbuhkan dan mengeksplorasi ajaran agama yang damai dan teduh. Moderasi agama adalah jalan tengah yang mengedapankan nilai keadilan, di mana bergama atau berprilaku sesuai dengan porsi yang telah ada. 


#Kkl_iain_padangsidimpuan_2020

Tuesday, March 5, 2019

Ilmu Filsafat Pendidikan Islam

    A. Pengertian Filsafat Pendidikan

1. John Dewley memandang pendidikan sebagai suatu proses pembentukan kemampuan dasar yang fundamental ,baik menyangkut dari daya fikir( inteluktual)maupun daya perasaan (emosional).

2.Menurut Thomson, filsafat berarti melihat seluruh masalah tanpa ada batas atau imflikasi. Ia melihat tujuan-tujuannya, tidak hanya melihat metodenya atau alat-alatnya serta meneliti dengan seksama dengan hal-hal yang disebut kemudian dalam kaitan arti dengan yang terdahulu.

3.Van Cleve Morris menyatakan," secara ringkas kita mengatakan bahwa pendidikan adalah studi filosofis ,karena pada dasar bukan alat sosial semata untuk mengalihkan cara hidup secara menyeluruh kepada setiap generasi".

4.Brubacher ,ahli filsafat pendidikan Amerika, berpendapat bahwa,'Ada pendapat yang menyatakan tidak ada filsafat pendidikan sama sekali .Menganggap filsafat yang berpredikat pendidikan ,sebenarnya seperti menaruh sebuah kereta di depan seekor kuda. Pendapat lainnya dia menyatakan bahwa filsafat pendidikan itu dapat berdiri sendiri secara bebas.


     B.Ruang Lingkup Pemikiran Filsafat 

       Dalam rangka menggali, menyusun, dan menggembangkan pemikiran kefilsafatan tentang pendidikan terutama pendidikan islam.
Adapun pola dan sistem pemikiran kefilsafatan sebagai suatu ilmu dia antarnya ;

1.Pemikiran kefilsafatan harus bersifat sistematis ,dalam arti bahwa cara pemikirannya bersifat logis dan rasional tentang hakikt permasalahan yang dihadapi.

2.Tujuan terhadap masalah yang dipermasalahkan bersifat radikal , arti menyangkut persoal-soalan mendasar sampe ke akar-akarnya.

3.Ruang lingkup pemikirannya bersifat universal, artinya persoalan-persoalan yang dipikirkan menyangkut hal-hal yang menyeluruh dan mengandung generalisasi bagi semua jenis kenyataan yang ada di alam ini.

4.Meskipun pemikiran yang dilalukan bersifat sepekulatif, artinya pengertian yang tidak didasari pembuktian-pembuktian empiris atau  eksperimental (seperti ilmu alam), tetapi mengandung nilai-nilai objektif, oleh karena itu permasalahannya suatu relitas (kenyataan)yang ada objek yang dipikirkannya .

Hari Raya Idul Adha 1441 H

Idul Adha merupakan salah satu tanggal penting dalam kalender Islam yang ditandai dengan puncak ibadah Haji di Mekkah. Perayaan ini memperin...